Citranegeri – Link contoh soal dan simulasi TKA SD 2026 kelas 6 untuk Matematika untuk latihan para siswa dan pendamping.
Contoh Soal TKA Matematika SD 2026 menjadi bahan latihan yang banyak pencarian oleh guru, orang tua, maupun siswa kelas akhir sekolah dasar.
Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), siswa perlu mempersiapkan diri agar lebih siap menghadapi ujian.
Salah satu cara efektif untuk mempersiapkan diri adalah dengan rutin berlatih mengerjakan soal matematika.
Melalui latihan contoh soal TKA Matematika SD, siswa dapat memahami pola pertanyaan yang sering muncul dalam Tes Kemampuan Akademik. Dengan begitu, kemampuan berhitung, bernalar, serta menyelesaikan masalah akan meningkat secara bertahap.
Link Simulasi TKA SD 2026
Untuk membantu siswa berlatih secara mandiri dan mengenal sistem asesmen digital, pemerintah melalui Pusat Asesmen Pendidikan menyediakan layanan simulasi TKA yang dapat terakses secara daring melalui tautan resmi berikut:
https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka
Melalui simulasi ini, siswa dapat
- Mengenal format soal berbasis digital.
- Melatih manajemen waktu saat mengerjakan soal.
- Membiasakan diri dengan sistem navigasi ujian komputer.
Dengan memanfaatkan simulasi resmi tersebut, siswa kelas 6 diharapkan lebih siap menghadapi TKA SD 2026, baik dari sisi pemahaman materi maupun kesiapan mental saat ujian berlangsung.
Contoh Soal TKA SD 2026 Kelas 6 Untuk Matematika
Contoh soal TKA Matematika SD 2026 terancang untuk menguji pemahaman konsep dasar, bukan sekadar hafalan rumus. Tes Kemampuan Akademik (TKA) menjadi salah satu tahapan penting untuk mengukur capaian akademik peserta didik di akhir jenjang sekolah dasar.
Hasil dari TKA ini nantinya dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan SMP. Oleh karena itu, latihan soal sangat penting agar siswa terbiasa dengan pola soal berbasis penalaran dan pemecahan masalah.
Berikut kumpulan contoh soal TKA Matematika SD 2026 lengkap dengan kunci jawabannya.
1. 120% – 3 + 2 × 0,75 + ⅔ = …
A. 11/30
B. 49/60
C. 98/60
D. 31/30
Jawaban: A
2. Menjelang tahun ajaran baru, Toko Buku ABC memberikan diskon 10% untuk semua jenis buku. Diketahui harga buku X adalah 1/2 dari harga buku Y dan harga buku Z adalah 0,75 kali harga buku Y. Jika harga buku Y adalah Rp24.000,00, maka harga buku X + Z setelah diskon adalah …
A. Rp18.000,00
B. Rp24.000,00
C. Rp27.000,00
D. Rp30.000,00
Jawaban: C
3. Berikut sifat-sifat bangun datar:
- Memiliki dua pasang sudut sama besar
- Diagonal-diagonalnya sama panjang dan perpotongannya tidak tegak lurus
- Memiliki sepasang sisi sejajar tidak sama panjang
Sifat-sifat tersebut menunjukkan bangun …
A. 1,3, dan 5
B. 2,4, dan 6
C. 2,5, dan 6
D. 4,5, dan 6
Jawaban: B
4. Sebuah bangun datar memiliki satu pasang sisi sejajar dan dua sisi sama panjang. Bangun tersebut adalah …
A. Layang-layang
B. Jajar genjang
C. Trapesium sama kaki
D. Trapesium sembarang
Jawaban: B
5. Panjang sebuah tali 120 cm dipotong menjadi 3 bagian dengan perbandingan 2:3:5. Panjang bagian terpendek adalah …
A. 36
B. 24
C. 20
D. 30
Jawaban: D
Baca juga: Pemutihan Pajak Jawa Barat Sampai Kapan? Ini Cara dan Ketentuannya
6. Hasil dari 5/4 + 1,28 : 40 adalah …
A. 1,76
B. 3,83
C. 5,54
D. 4,45
Jawaban: D
7. Sebuah truk memuat 80 karung beras, setiap karung berisi ¾ kuintal. Beras tersebut akan disetorkan ke tiga distributor. Distributor pertama menerima 40%, sisanya dibagi sama rata ke distributor kedua dan ketiga. Banyak beras yang diterima distributor kedua adalah …
A. 36 kuintal
B. 24 kuintal
C. 18 kuintal
D. 30 kuintal
Jawaban: C
8. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan bibit ikan nila kepada tiga kelompok budidaya ikan.
- Sukatani: 18.785 ekor
- Sukamekar: 7.962 ekor lebih banyak dari Sukatani
- Sukamakmur: 6.098 ekor kurang dari Sukatani
Total bibit ikan yang diberikan adalah …
A. 66.181
B. 69.181
C. 55.070
D. 20.999
Jawaban: A
9.-35 × 5 + (-15) = …
A. 190
B. 180
C. -190
D. -180
Jawaban: C
10. Santi membeli 2 ½ meter pita dan membeli lagi 1 ¾ meter. Kemudian ¾ meter dipakai. Sisa pita Santi adalah …
A. 4 ½
B. 3 ½
C. 5 ½
D. 2 ½
Jawaban: B
Mata Pelajaran yang Terujikan dalam TKA SD 2026
1. Bahasa Indonesia: Mengukur Literasi Secara Mendalam
Dalam kerangka asesmen TKA SD 2026, Bahasa Indonesia memiliki peran strategis. Tes ini tidak sekadar menguji kemampuan membaca secara literal, tetapi juga menilai:
- Pemahaman mendalam terhadap isi bacaan
- Kemampuan menarik kesimpulan
- Kecakapan menilai gagasan utama dan informasi pendukung
- Kemampuan memahami penggunaan bahasa sesuai konteks
Soal-soal yang diberikan dirancang untuk mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS), seperti menganalisis teks pendek, memahami pesan tersirat, hingga menentukan makna kata berdasarkan konteks kalimat.
Dengan demikian, TKA Bahasa Indonesia mendorong siswa untuk tidak hanya membaca, tetapi juga memahami dan mengevaluasi informasi secara kritis sesuai tingkat perkembangan usia mereka.
2. Matematika: Fokus pada Penalaran dan Pemecahan Masalah
Sementara itu, Matematika dalam TKA SD 2026 berfokus pada kemampuan bernalar dan pemahaman konsep dasar. Asesmen ini tidak hanya menilai kemampuan berhitung, tetapi juga:
- Memahami konsep bilangan dan operasi hitung
- Menyelesaikan soal cerita berbasis kehidupan sehari-hari
- Mengenali pola dan hubungan antarangka
- Menginterpretasikan data sederhana
Soal matematika dalam TKA dirancang kontekstual, sehingga siswa diharapkan mampu menerapkan pengetahuan dalam berbagai situasi yang dekat dengan kehidupan mereka. Pendekatan ini bertujuan membentuk kemampuan berpikir logis dan sistematis sejak dini.
Persiapan menghadapi TKA sebaiknya dilakukan secara bertahap dan konsisten. Guru dan orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi siswa agar belajar lebih terarah. Latihan soal, diskusi materi, serta pembiasaan membaca dan berhitung secara rutin akan membantu meningkatkan kesiapan akademik anak.
Demikian informasi seputar link contoh soal dan simulasi TKA SD 2026 kelas 6 untuk Matematika. Contoh soal TKA Matematika SD 2026 ini membantu siswa memahami bahwa ujian tidak hanya menguji hafalan rumus, tetapi juga kemampuan berpikir logis, memahami konsep, serta menyelesaikan masalah kontekstual.
